Karena Miskin Pria ini Ditolak Cintanya, Ini Yang Terjadi 10 Tahun Kemudian

Karma! Karena Miskin Pria ini Ditolak Cintanya, Ini Yang Terjadi 10 Tahun Kemudian
 
Kisah inspiratif yang sekaligus mampu membukakan mata hati ini diawali dengan sebuah kisah cinta yang menyedihkan. Karena terlahir sebagai orang miskin lantas banyak orang menganggap jika orang ini tak pantas mendapatkan cinta yang ia inginkan. Inilah yang dialami seorang pria yang jatuh hati kepada seorang putri dari ayah yang kaya raya. Setelah mengalami penolakan ia berhasil bangkit dan menjadi bos besar di perusahannya sendiri.


Kisah yang dilansir dari Elite Readers ini menceritakan awal mula sang pria miskin yang dengan jujur menyatakan rasa cintanya pada wanita idamannya dan ditolak mentah-mentah hanya karena berpenghasilan rendah. Wanita ini membandingkan antara uang sakunya dari sang ayah dengan pendapatan pria ini. Tak tinggal diam, lantas pria ini bangkit dan berusaha untuk meraih kesuksesan untuk mendapatkan hati sang wanita pujaan.

Waktu berlalu begitu cepat, setelah berjuang selama 10 tahun tanpa lelah, pria ini berusaha untuk menemukan kembali wanita yang tak pernah ditemuinya selama itu. Perjuangan pria ini sia-sia wanita yang ia harapkan mampu menjadi pendamping hidupnya kini telah menikah dengan pria pilihannya dan memiliki anak.

Pada pertemuan itu, meski 10 tahun tak bertatap sapa wanita itu tetap saja bersikap seakan-akan pria ini tak berharga di matanya dengan memamerkan pekerjaan dan menyombongkan gaji yang didapatkan suaminya yang mencapai 15.700 Dollar atau sekitar Rp 217 juta perbulannya dari perusahaan dimana suaminya bekerja.

“Suamiku sangat cerdas dan profesional, gajinya juga besar, mampukah kau mengalahkannya? Aku pikir kamu tak akan bisa,” ungkapnya penuh keangkuhan, lantas meninggalkan pria yang terdiam seribu bahasa di depannya ini.

Beberapa saat kemudian wanita ini kembali menemui pria yang telah ia tolak cintanya dengan menggandeng suaminya penuh dengan rasa bangga. Si wanita yang awalnya hendak mengenalkan pria tersebut ke suaminya langsung terdiam setelah suaminya tiba-tiba langsung menyapa pria dengan sebutan “Pak”, “Selamat sore pak, tadi saya melihat bapak sempat berbincang-bincang dengan istri saya,” ujar sang suami bernama Carter.
Kemudian sang suami mulai memperkenalkan pria tersebut kepada istrinya, padahal istrinya sudah sangat mengenal pria ini namun tak disadari oleh sang suami. Seorang pria yang telah ditolak cintanya yang kini berstatus sebagai bos dari suami yang begitu ia bangga-banggakan.

"Sayang, perkenalkan inilah bosku di perusahaan ini yang memiliki proyek besar hingga 100 juta dollar," terang sang suami seraya berusaha memperkenalkan sang bos dengan istrinya.

Seperti tersambar petir di siang bolong dan tak percaya, wanita ini hanya mampu terdiam seribu bahasa dan malu dengan dirinya sendiri karena sombong dan merasa bangga bahwa apa yang ia miliki lebih dari orang lain.

Tak beberapa lama, bos dari suami wanita itu langsung meminta izin untuk pergi. "Baiklah pak Carter saya permisi dulu, ya. Masih ada beberapa urusan yang harus saya selesaikan, sangat menyenangkan bisa bertemu kalian hari ini. Semoga harimu luar biasa," ujar pria rendah hati ini sembari berlalu.

Setelah pria yang ditolak cintanya dan kini menjabat sebagai atasan suaminya pergi meninggalkan keduanya, Carter lantas bercerita pada istrinya bahwa bosnya adalah seseorang yang sangat sukses dalam karir namun memiliki pengalaman yang buruk dalam hal percintaan.

"Sayang, bosku tadi adalah orang yang sangat rendah hati, apapun yang ia lakukan sangat luar biasa, tapi sayang ia belum menikah karena ia belum bisa pindah ke lain hati dari seorang wanita yang pernah menolak cintanya. Sungguh menyesal dan rugi wanita yang telah membiarkannya pergi dan menolak cintanya. Tak bisa kubayangkan betapa beruntungnya wanita itu jika ia benar-benar menikah dengan pria ini,” terang Carter yang tak menyadari jika wanita yang menolak cinta bosnya itu adalah istrinya sendiri.



0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com